SUMBA BARAT DAYA , nusaaksaranews.com — Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Lapangan Upacara Mapolres Sumba Barat Daya pada Rabu (01/07/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla membacakan langsung amanat tertulis dari Presiden Republik Indonesia di hadapan jajaran Forkopimda, perwira Polres SBD, personel TNI, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.
Tiga Poin Krusial Amanat Presiden.
Melalui amanat Presiden RI, Bupati SBD menggarisbawahi tiga poin strategis yang harus menjadi fokus refleksi dan implementasi Polri ke depan:
Transformasi Pelayanan: Polri dituntut untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam melayani masyarakat.
Stabilitas Keamanan: Meningkatkan pengamanan wilayah secara optimal guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), yang menjadi fondasi utama dalam mendukung kelancaran program pembangunan nasional.
Kemitraan Strategis: Memperkuat sinergi dan kedekatan dengan warga demi membangun sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.
"Polri merupakan pilar utama dalam menjaga Kamtibmas, khususnya di wilayah Sumba Barat Daya. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci sukses keberlanjutan pembangunan," ujar Ratu Ngadu Bonu Wulla menekankan pentingnya sinergi kelembagaan.
Upacara peringatan hari jadi Korps Bhayangkara ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Usai upacara formal, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran bersama yang berlangsung di Aula Mapolres Sumba Barat Daya. #YK